Pengobatan Nuklir

Pemeriksaan medis menggunakan alat-alat yang berbasis tehnologi nuklir untuk kepentingan diagnosa dan terapi.

Tabrakan mobil

Pada tabrakan mobil terdapat konsep impuls dan momentum.

Peluncuran roket

Pada roket terdapat penerapan menarik dari hukum ketiga Newton dan hukum kekekalan momentum.

Bom Nuklir

Bom nuklir atau bom atom merupakan senjata pemusnah massal yang terjadi akibat reaksi nuklir tak terkendali.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

Gambar tersebut merupakan PLTN Nogent-sur-Seine (Paris) yang memenuhi 80% kebutuhan listrik warga Prancis.

Rabu, 17 Juli 2013

Struktur Atom


A.    Pendahuluan
Pernahkah kalian melihat petir? Iya, ketika langit mendung ataupun hujan maka terkadang akan terlihat cahaya yang terang menyambar dari langit. Namun apakah kalian tahu apakah petir itu? Petir adalah bunga api yang terjadi akibat lompatan muatan pada awan. Lompatan muatan ini bisa terjadi dari awan ke awan maupun dari awan ke bumi.
Peristiwa di atas adalah salah satu peristiwa elektrostatis. Tahukah kalian apakah itu elektrostatis? Elektrostatis adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang muatan dalam keadaan diam. Contoh lain peristiwa elektrostatis adalah ketika kita menggosok-gosokan penggaris plastic pada rambut. Kemudian penggaris tersebut didekatkan dengan potongan kertas. Apakah yang akan terjadi? Iya, potongan kertas akan menempel pada penggaris tersebut. Pada proses menggosokan penggaris pada rambut terjadi proses transfer electron dari rambut menuju penggaris, sehingga penggaris bermuatan negative. Sedangkan potongan kertas bermuatan postif sehingga terjadi interaksi tarik-menarik. Untuk lebih memahami lebih lanjut mengenai apakah itu muatan dan interaksinya maka simaklah materi berikut.

B.     Perkembangan teori atom
1.      Teori Atom Demokritus
Pernahkan kalian membagi benda menjadi dua kemudian benda tersebut dibagi terus sampai tidak dapat dibelah lagi oleh tangan kalian? Adakah bagian terkecil dar benda tersebut yang tidak dapat dibelah lagi? Pemikiran di atas inilah yang muncul di otak seorang filsuf kenamaan asal Yunani. Ia merumuskan gagasan bahwa zat dapat dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil hingga bagian yang paling kecil sehinggga bagian terkecil tersebut tidak dapat dibagi lagi. Bagian terkecil itu disebut dengan atom, yang berasal dari bahasa yunani yang berarti tidak dapat dibagi lagi. Sedangkan muridnya Leucipus menyebutkan bahwa jagad raya ini berisi atom saja yang jumlahnya banyak sekali.



            Democritus hidup di kota Abdera, Yunani pada abad kelima masehi. Dia dijuluki The Laughing Philosopher karena dia sering tertawa.

"Atom adalah bagian terkecil benda yang tak dapat dibagi lagi."





2.      Teori Atom Dalton
Teori ini didukung oleh percobaan reaksi-reaksi kimia yang dilakukan oleh John Dalton. Yusman Wiyatmo (2010: 5) menyebutkan pokok-pokok teori atom Dalton adalah:
a.       Atom merupakan zarah terkecil dari suatu zat yang tidak dapat terbagi lagi.
b.      Atom suatu unsur tidak dapat berubah menjadi atom unsur lainnya.
c.       Suatu atom dapat bersenyawa dengan atom-atom yang lain untuk membentuk molekul. Misalnya atom carbon yang bersenyawa dengan atom oksigen dapat membentuk molekul karbon dioksida (CO2) atau karbon monoksida (CO).
d.      Atom-atom yang bersenyawa dalam molekul, memiliki perbandingan tertentu dan jumlah massa keseluruhan yang tetap. Jadi massa atom-atom yang bersenyawa sebelum reaksi akan sama dengan massa molekul yang terbentuk setelah reaksi.
e.       Jika dua atom membentuk dua senyawa , maka atom-atom tersebut mempunyai perbandingan tertentu yang sederhana.

   Dalton lahir di desa Easfield, Chumberland, ingris pada tahun 1766. Dia adalah seorang yang putus sekolah. pada umur 11 tahun sekolah formalnya berakhir. namun, hal itu tidak mematahkan semangatnya untuk belajar. dia hampir belajar sendiri tentang ilmu alam. dalton memberikan sumbangan yang sangat besar pada perkembangan teori atom. dia melakukan percobaan secara kimia dan menemukan konsep atom, molekul, unsur kimia dan senyawa kimia.dia menemukan secara teliti massa atom. Dalton meninggal pada tahun 1844.



3.      Model Atom Thomson
Model atom terus berkembang. Para ilmuwan terus melakukan penelitian untuk mengetahui gambaran utuh mengenai atom. Seorang ilmuwan Inggris Joseph John Thomson menemukan zarah elektron pada tahun 1897. Elektron bermuatan listrik negatif, sedangkan atom bermuatan netral. Hal ini menimbulkan pemikiran bahwa atom harus memiliki materi bermuatan positif untuk mengimbangi muatan elektron. Kemudian pada tahun 1895 ditemukan partikel-partikel bermuatan positif.
Berdasarkan temuan di atas maka J.J Thomson mengemukakan teori model atom pada tahun 1904. Menurut Thomson dalam Yusman Wiyatmo (2010: 8) atom mempunyai muatan-muatan listrik positif yang tersebar merata di seluruh bagian atom. Muatan positif ini dinetralkan oleh elektron-elektron yang tersebar di antara muatan-muatan listrik positif. Model atom J.J Thomson dikenal dengan model kue kismis, karena model atom ini menyerupai kue ini.


Joseph John Thomson lahir pada tanggal 18 Desember 1856 di Manchester, Inggris. Ayahnya adalah seorang penjual buku, mungkin hal inilah yang menyebabkan dia rajin membaca. Dia adalah lulusan Trinity College, Cambridge pada usia 24 tahun. Thomson menjadi guru besar di Universitas Cambridge pada tahun 1918. Thomson meninggal di usianya yang ke-84 tepatnya tanggal 30 Agustus 1940.
            Thomson menggambarkan atom sebagai bola pejal bermuatan postif yang di seluruh bagianya tersebar bola-bola kecil bermuatan negatif (elektron) sehingga muatan atom netral.

4.      Percobaan Geiger dan Marsden
Percobaan Geiger Marsden didasari oleh usulan Rutherford yang menggunakan zarah alfa cepat sebagai bahan untuk menyelidiki komposisi dalam inti atom. Perhatikanlah gambar berikut untuk lebih memahami proses percobaan.
Desain percobaan Geiger-Marsden

Gambaran mikroskopis pergerakan zarah alfa
Sumber sarah yang berasal dari sumber radioaktif diletakan di dalam kotak timbal. Kotak timbal berfungsi untuk menyerap sinar radioaktif agar tidak membahayakan eksperimen. Zarah alfa akan menuju celah kemudian akan menumbuk selaput emas (gold foil). Kemudian jejak zarah alfa akan ditangkap oleh layar pendeteksi (detecting screen). Layar pendeteksi berupa zink-sulfida yang akan menampakan berkas jejak zarah alfa. Hasil eksperimen ini adalah sebagai berikut:
1.       Sebagian besar zarah alfa menembus secara lurus selaput emas, hal ini  berarti bahwa sebagian besar atom adalah ruangan kosong.
2.       Sebagian kecil yang terhambur/dibelokan oleh logam, hal ini berarti bahwa terdapat sesuatu bermuatan positif didalam atom.
3.       Lebih sedikit lagi zarah alfa yang kembali memantul kembali dari selapus tipis. 
Berdasarkan hasil eksperimen ini dapat diketahui bahwa inti atom terdiri muatan positf yang terkumpul disuatu ruang tidak tersebar merata dan diselingi oleh elektron. Muatan positif inilah yang membelokan zarah alfa karena adanya gaya tolak-menolak diantara dua muatan positif dari atom emas dan zarah alfa.

5.      Model Atom Rutherford
Rutherford mengusulkan model atom baru berdasarkan percobaan Geiger-Marsden. Model atom ini kemudian dikenal dengan model atom Rutherford. Banyak hal yang dikemukakan oleh Rutherford mengenai model atomnya ini, yaitu:
a.       Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif (yang kemudian dikenal dengan proton) menyumbang sebagian besar dari massa atom dan pada jarak yang jauh dari atom beredar elektron seperti planet-planet dalam tata surya mengelilingi matahari. Ruang kosong berada diantara inti atom dan elektron.
b.      Interaksi tarik menarik antara inti atom dan elektron berupa gaya sentripetal yang menjaga lintasan elektron beredar mengelilingi inti atom.
Animasi di atas menggambarkan model atom Rutherford. Elektron yang bermuatan negatif mengelilingi inti atom yang bermuatan positif.
Kelemahan model Rutherford adalah belum bisa menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom. Menurut fisika klasik elektron bergerak dengan cepat ketika mengelilingi inti atom sehingga elektron akan kehilangan energinya. Kehilangan energi ini akan mengakibatkan elektron lama-kelamaan akan jatuh pada inti atom. namun pada kenyataannya tidak ada elektron yang jatuh pada inti atom.
6.      Model Atom Bohr
Model atom Bohr melukiskan bahwa atom terdiri dari inti atom yang terdiri dari proton yang bermuatan positif dan neutron yang tidak bermuatan/netral dikelilingi oleh elektron yang mempunyai lintasan tertentu yang diskret tergantung pada tingkat-tingkat energi tertentu.
Penggambaran model atom Bohr sudah begitu jelas, namun penelitian mengenai partikel dasar terus berkembang. Seiring berkembangnya penelitian model atom Bohr memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan-kelemahan model atom Bohr yaitu:
a.        Terjadi penyimpangan untuk atom yang lebih besar dari atom hidrogen.
b.      Teori atom ini tidak dapat menjelaskan efek pemisahan spektrum atom jika atom tersebut ditempatkan pada medan magnet (efek Zeeman).
Perkembangan teori model atom selanjutnya masuk pada era teori atom modern. Diawali oleh postulat Prince Louis De Broglie pada tahun 1924 yang menyebutkan ­­bahwa setiap materi yang bergerak memiliki sifat gelombang. Postulat ini kemudian dikenal dengan dualisme partikel. Hal ini berarti elektron yang bergerak dapat dipandang sebagai partikel dan gelombang.
Perkembangan selanjutnya adalah prinsip ketidak pastian Heisenberg yang dikemukakan oleh Werner Heisenberg seorang fisikawan asal Jerman pada tahun 1927. Prinsip ini berpedoman bahwa tidak ada eksperimen yang dapat dirancang untuk mengukur secara cermat posisi dan momentum suatu objek bergerak secara bersamaan. Pada tahun
7.      Quark, Lepton, dan Boson
Perkembangan tentang partikel fundamental (dasar) penyusun sebuah benda terus berkembang. Para ilmuwan terus berkeinginan untuk menemukan partikel terkecil penyusun suatu benda. Kenyataan bahwa atom adalah partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi sudah tidak dapat dipakai lagi karena ditemukannya tiga partikel penyusun atom yaitu proton, elektron, dan neutron. Pertanyaan selanjutnya para ilmuwan adalah apakah proton, neutron, dan elektron adalah  partikel terkecil dan tidak dapat dibagi lagi?




















Pertanyaan di atas terjawab dengan ditemukannya quark, lepton, dan boson. Proton dan neutron bukanlah partikel terkecil dari nti atom. proton dan neutron terdiri dari 3 unsur quark. Quark memiliki 6 rasa yaitu atas (up), berkharisma (charm), puncak (top), bawah (down), aneh (stange), dasar (bottom). Proton tersusun atas 3 unsur quark yaitu dua quark atas dan satu quark bawah, sedangkan neutron tersusun atas dua quark bawah dan satu quark bawah. Lepton adalah zarah bergerak. Lepton terdiri dari elektron, muon, tau, elektron neutrino, muon neutrino, dan tau neutrino. boson merupakan zarah pengikat. Boson terdiri dari foton, gluon, Z boson, dan W boson, serta graviton. Gaya nuklir kuat diikat oleh gluon. Gaya ini bekerja untuk mengikat proton dan neutron pada inti atom. Gaya elektromagnet diikat oleh foton. Gaya ini mengikat elektron pada inti atom membentuk atom. Gaya nuklir lemah diikat oleh boson W-Z. Gaya ini bekerja untuk mengkat quark untuk membentuk proton dan neutron. Gaya gravitasi diikat oleh graviton. Graviton mengikat benda bermassa atau pada gaya gravitasi. Sebagian ilmuwan graviton ini adalah partikel Higg boson.
Dari keterangan di atas perkembangan terkini mengenai partikel dasar penyusun materi adalah enam rasa quark, enam lepton, dan lima boson. Hal ini dapat terus berkembang seiring dengan terus berkembangnya sains dan teknologi.

<<previous| |next>>

Senin, 08 Juli 2013

SK, Kd, dan Tujuan

LISTRIK STATIS:


Standar Kompetensi:
2. Menerapkan  konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi

Kompetensi Dasar:
2.1 Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial listrik serta penerapannya pada keping sejajar

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mempelajari materi Listrik Statis ini siswa diharapkan dapat:

  1. Memahami konsep gaya listrik, medan listrik fluks.
  2. Memahami konsep potensial listrik dan energi potensial listrik.
  3. Memahami konsep kapasitor keping sejajar.
  4. Menganalisis permasalahan yang terkait dengan gejala listrik statis dan kapasitor keping sejajar.
  5. Memahami penerapan konsep listrik statis dan keping sejajar pada kehidupan sehari-hari.

RANGKUMAN

Kamis, 04 Juli 2013

EVALUASI LISTRIK STATIS


Nah, setelah kalian mempelajari materi Listrik Statis, sekarang saatnya bagi kalian untuk menghadapi tantangan. 
Yup, waktunya Evaluasi untuk mengetahui hasil belajar. <klik di sini>

Panduan singkat:



  1. Klik link di atas
  2. Klik sign up pada halaman quizstar student site
  3. Regristrasi dengan membuat username dan password, lalu klik register
  4. Pilih menu search
  5. Ketikkan kata kunci Listrik Statis pada kolom kotak pencarian kata kunci Quiz 1, dan klik Exact Match
  6. Sehingga akan muncul jendela kuis. Berilah tanda check untuk kuis Listrik Statis , kemudian klik register di akhir page
  7. Klik My Classes untuk melihat kelas. Pilih Untaken Quizes, klik Takepada Take Quis dan pilih Start Quiz untuk mulai mengerjakan soal

Rabu, 03 Juli 2013

KAPASITOR

6.      Kapasitor
a.       Kapasitas Kapasitor
Kapasitor atau yang disebut juga kondensator adalah komponen yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik. Banyak sekali macam dari kapasitor ini yaitu kapasitor elektrolit, mika, kertas, dan keramik. Namun, pada bagian ini hanya akan mempelajari kapasitor keping sejajar. Kapasitor keping sejajar tersusun atas dua keping berbeda muatan yang dletakan berdekatan tetapi tidak bersentuhan.
Kapasitor mempunyai kemampuan untuk menyimpan energi. Kemapuan ini disebut dengan kapasitas kapasitor. Menurut Suharyanto (96) menyebutkan bahwa besarnya kapasitas kapasitor adalah “perbandingan antara banyaknya muatan listrik yang tersimpan dalam kapasitor dengan beda potensial yang timbul pada ujung-ujung kapasitor.” Pernyataan di atas dapat ditulis dengan persamaan:

Pada kapasitor keping sejajar yang mempunyai luas penampang besarnya kapasitas kapasitor dapat dituliskan dengan persamaan:

Jika di antara keping sejajar disisipkan suatu bahan isolator (bahan dielektrik), besarnya kapasitas kapasitor dapat dirumuskan sebagai berikut:

Dimana  adalahadalah permitivitas relative bahan yang disisipkan pada kapasitor keping sejajar.
b.      Energi dalam Kapasitor
Kapasitor banyak tedapat pada alat-alat elektronik seperti radio dan tv. Apabila kapasitor dihubungkan dengan sumber tegangan maka kapasitor akan menyimpan energi listrik. Besarnya energi listrik yang tersimpan dalam kapasitor menurut Suharyanto (99) adalah sama dengan usaha yang dilakukan untuk memindahkan muatan listrik dari sumber tegangan ke dalam kapasitor.
Persamaan energi yang tersimpan dalam kapasitor adalah:

c.       Susunan Kapasitor
Seperti resistor, kapasitor juga dapat disusun secara seri, parallel, dan campuran. Di bawah in akan dipelajari tentang rangkaian kapasitor.
1)      Susunan Seri
Kapasitor dapat disusun secara seri yaitu dengan cara menghubungkan kaki-kaki kapasitor (elektroda). Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada rangkaian seri ini:
a)      Muatan pada setiap kapasitor adalah sama dengan muatan pengganti dalam rangkaian seri.
b)      Beda potensial pada tiap kapasitor adalah sama dengan beda potensial pengganti rangkaian seri.
2)      Susunan Paralel
Susunan parallel diperoleh dengan cara menggabungkan kutub-kutub kapasitor menjadi satu. Ada beberapa hal yang perlu diperhatkan untuk mengetahui nilai kapasitor pengganti rangkaian parallel, yaitu:
a)      Besarnya beda pada setiap kapasitor sama dengan besarnya beda potensial pengganti rangkaian paralel.
b)      Besarnya muatan listrik pengganti rangkaian adalah sama dengan penjumlahan muatan listrik setiap kapasitor pada rangkaian tersebut.
3)      Susunan Seri Paralel
Susunan seri paralel adalah penggabungan antara rangkaian seri dan paralel. Untuk menentukan besar kapasitas kapasitor penggantinya adalah dengan cara menyelesaikan salah satu rangkain terlebih dahulu.
Untuk ebih memahaminya perhatikanlah contoh di bawah ini.


Dari gambar di atas dapat dilihat C1, C2,C3 disusun secara paralel. Besarnya kapasitas kapasitor adalah:
CP = C1 + C2 + C3
Setelah rangkaian paralel disederhanakan, gambar rangkaian berubah menjadi:

Besarnya kapasitas kapasitor pengganti rangkaian seri paralel adalah:



Contoh Soal
Tiga buah kapasitor yang disusun secara parallel dihubungkan dengan sumber tegangan sebesar 200 Volt. Besarnya kapasitor masing-masing adalah 2 F, 3 F, dan 5 F. Besarnya muatan ketiganya adalah . . .


Penyelesaian: